Perjalanan Awal UPZIS Manajemen Dakwah: Dari Ikhtiar Kecil Menuju Harapan
Perjalanan Awal UPZIS Manajemen Dakwah: Dari Ikhtiar Kecil Menuju Harapan
Oleh: Dario Maulana
Lombok Timur, 23 November 2025
Akhir November 2023, saya dipanggil oleh Kepala Prodi Manajemen Dakwah, Ayahanda Samsul Anwar, M.A., untuk menghadap di ruangannya. Beliau menyampaikan bahwa saya ditugaskan menangani agenda penting prodi di awal Desember, termasuk menyusun RAB, membentuk panitia, dan menyiapkan seluruh kebutuhan kegiatan.
Agenda tersebut adalah launching dan workshop Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS)—sebuah program kerja sama dengan BAZNAS Provinsi NTB. Output dari agenda ini bertujuan menjadi ruang belajar atau laboratorium yang luar biasa karena mahasiswa tidak hanya menerima teori, tetapi langsung terlibat dalam praktik nyata.
Pada tanggal 2 Desember 2023, agenda tersebut terlaksana dengan lancar dan dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi NTB. Alhamdulillah, acara ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Awalnya, kerja sama UPZIS hanya sebatas pengumpulan ZIS dari donatur yang kemudian disetor ke BAZNAS dan dikembalikan dalam bentuk program. Namun, kami merasa pendekatan itu kurang efektif. Maka, bersama kaprodi dan mahasiswa lainnya, kami berinisiatif mengembangkan program mandiri.
Setelah melalui beberapa perombakan struktur dan penyusunan program, UPZIS MD mulai menunjukkan perkembangan. Dukungan dari dosen-dosen yang berpengalaman tentang ZIS, termasuk dosen muda Hafizul Aripin, M.Sos, memperkuat gerak kami. Salah satu yang paling berkesan adalah program penyaluran Iqra’ ke TPQ-TPQ yang membutuhkan, hasil kerja sama dengan donatur tetap.
Program tersebut menjadi titik balik: donatur mulai melihat dampak nyata di masyarakat. Seiring waktu, program-program lain menyusul, dan tahun 2025 UPZIS MD mulai dikenal sebagai lembaga mahasiswa yang aktif, tanggap, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Kami percaya, setiap bentuk kebaikan yang dititipkan donatur selalu diterima dengan syukur oleh masyarakat. Itulah yang terus menggerakkan hati kami: bahwa ikhtiar kecil ini tidak boleh berhenti.
Kami ingin terus hadir, membawa harapan, dan menyalurkan amanah dari hati yang dermawan kepada tangan-tangan yang membutuhkan.
UPZIS Manajemen Dakwah
IAI Hamzanwadi Pancor